Thursday, May 23, 2013

KA Serayu Anjlok, Perjalanan KA Dari dan Menuju Bandung Terlambat Hingga 8 Jam


Rabu, 22 Mei 2013, terjadi insiden yang menimpa rangkaian Kereta Api Ekonomi Serayu dari Jakarta tujuan Kroya. Pada pukul 13:52 WIB, kereta kedua dari belakang (K3 0 66 12 PWT) anjlok dua as di kilometer 221+4/5, di petak jalur antara Stasiun Warungbandrek dan Stasiun Bumiwaluya. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api dari dan menuju Bandung yang melewati lokasi kecelakaan mengalami keterlambatan yang cukup parah, bervariasi dari 1,5 jam hingga 8 jam.

Seperti telah saya tuliskan dalam artikel “KA Serayu Anjlok, Dua Perjalanan KA dari Bandung Dialihkan Lewat Cikampek”, perjalanan KA 86 Malabar relasi Bandung-Malang dan KA 94 Mutiara Selatan relasi Bandung-Surabaya Gubeng dialihkan melalui Stasiun Cikampek. Rangkaian KA 94 dengan lokomotif dinas CC 203 39 (CC 203 02 02) SDT telah tiba di Stasiun Gubeng pada pukul 09:41, terlambat 3 jam 39 menit (219 menit). Sedangkan untuk KA 86 dengan lokomotif dinas CC 204 18 (CC 204 10 01) SDT, telah tiba di Stasiun Malang pada pukul 10:53, terlambat 3 jam 27 menit (207 menit).

Mengoreksi berita sebelumnya, penumpang KA 38 Turangga relasi Bandung-Surabaya Gubeng tidak jadi dialihkan menggunakan bus dari Bandung menuju Tasikmalaya untuk kemudian menggunakan rangkaian bekas KA Argo Wilis dari Surabaya yang sempat tertahan di Tasikmalaya. KA 38 tetap diberangkatkan dari Bandung menggunakan rangkaian yang tersedia di Bandung, menunggu hingga proses evakuasi kereta yang anjlok selesai pada pukul 03:30 WIB dinihari tadi. Sampai berita ini diturunkan, posisi terakhir KA 38 meninggalkan Stasiun Yogyakarta pukul 11:37 dengan lokomotif dinas CC 204 15 BD, terlambat 8 jam 7 menit (487 menit) dari jadwal semestinya, berangkat pukul 03:30 dari Yogyakarta.

Untuk perjalanan kereta menuju Bandung, keterlambatan berkisar antara 3 hingga 7 jam. Keterlambatan paling besar dialami KA 143 Serayu Malam dari Kroya, yang dari sumber terhimpun diketahui baru lepas Stasiun Bandung pada pukul 07:38, terlambat sekitar 7 jam 33 menit (453 menit). Berikut daftar urutan kereta api yang tiba di Bandung pagi tadi beserta andil keterlambatannya:

KA 143 Serayu Malam Kroya-Jakarta (lokomotif dinas CC 201 66 PWT), tiba Bandung pukul 07:38 (lambat 453 menit)
KA 5 Argo Wilis Surabaya Gubeng-Bandung (lokomotif dinas CC 203 10 BD), tiba Bandung pukul 08:01, rangkaian kosong untuk persiapan dinas KA 6 Argo Wilis Bandung-Surabaya Gubeng
KA 67 Lodaya Malam Solobalapan-Bandung (lokomotif dinas CC 204 05 YK), tiba Bandung pukul 08:49 (lambat 322 menit)
KA 85 Malabar Malang-Bandung (lokomotif dinas CC 204 20 BD), tiba Bandung pukul 09:11 (lambat 301 menit)
KA 93 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng-Bandung (lokomotif dinas CC 203 07 BD), tiba Bandung pukul 09:40 (lambat 235 menit)
KA 37 Turangga Surabaya Gubeng-Bandung (lokomotif dinas CC 201 76R JNG), tiba Bandung pukul 10:10 (lambat 188 menit)

Masih imbas anjlokan KA Serayu, tiga perjalanan kereta api dari Bandung pagi ini juga mengalami keterlambatan. KA 6 Argo Wilis tujuan Surabaya Gubeng, dengan jadwal keberangkatan pukul 08:00, terlambat 1 jam 23 menit karena menunggu rangkaian dinas. Begitu pula dengan KA 122 Pasundan tujuan Surabaya Gubeng (jadwal keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong pukul 05:30) dan KA 66 Lodaya Pagi tujuan Solobalapan (jadwal keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 07:00), yang juga menunggu rangkaian dinas, masing-masing mengalami keterlambatan sekitar 3 jam 55 menit (KA 122) dan 3 jam 21 menit (KA 66).

No comments:

Post a Comment